Teknologi informasi yang diterapkan dalam perpustakaan telah menjadikan pekerjaan dan layanan perpustakaan dapat dilaksanakan secara cepat, tepat dan akurat. Istilah yang biasa disebut dengan Otomasi Perpustakaan ini sudah mulai familiar di kalangan Pustakawan, khususnya yang bertugas di perpustakaan sekolah. Sebagai contoh dalam proses katalogisasi, keanggotaan, sirkulasi, dan OPAC semua terintegrasi dalam suatu sistem. Tentu saja akan membawa manfaat yang banyak, di antaranya adalah dapat mempermudah akses informasi, dapat dimanfaatkan secara bersama-sama, memudahkan dalam pembuatan laporan, dan menumbuhkan rasa bangga dan akhirnya dapat meningkatkan layanan.